PekanbaruKini.com
Pekanbaru

Disdik Pekanbaru Gelar Pelatihan Gerakan Literasi Sekolah Bagi Guru SMP Negeri dan Swasta

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas saat membuka Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS) bagi guru SMP Negeri dan Swasta di Hotel Resty Menara, pada Senin (16/11/2020).
Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas saat membuka Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS) bagi guru SMP Negeri dan Swasta di Hotel Resty Menara, pada Senin (16/11/2020).

Pekanbarukini.com – Guna mengembangkan kemampuan guru dalam bidang literasi, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pekanbaru menggelar Pelatihan Penguatan Pendidikan Karakter melalui Gerakan Literasi Sekolah (GLS) bagi guru SMP Negeri dan Swasta di Hotel Resty Menara, pada Senin (16/11/2020).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Ismardi Ilyas saat dikonfirmasi mengatakan kegiatan tersebut diadakan selama tiga hari.

“Kegiatan kita adakan selama tiga hari mulai hari ini 16 November hingga 18 November 2020,” ujar Ismardi.

Lebih lanjut disampaikan Ismardi, tujuan diadakannya pelatihan Gerakan Literasi Sekolah tersebut kepada para guru SMP Negeri maupun Swasta supaya guru tidak hanya pandai membaca namun guru juga mampu menulis.

“Jadi guru tidak hanya diperintahkan untuk membaca, namun guru dapat membaca kemudian mampu untuk menulis, dimana nanti para guru ini dapat menerbitkan karya tulis mereka setelah mendapatkan pelatihan dari program literasi ini,” ungkapnya.

Digagasnya gerakan literasi sekolah ini, lanjut Ismardi, karena melihat masih banyak guru-guru di pekanbaru yang belum dapat mengembangkan bakat menulis, padahal ia mengetahui guru sangat potensial dalam hal menulis.

“Hari ini saya lihat masih banyak guru yang belum dapat mengembangkan bakat menulisnya, padahal mereka sangat potensial sebenarnya, untuk itulah gerakan literasi sekolah ini kami adakan,” ungkapnya.

Ditambahkan Ismardi, antusias guru yang mengikuti pelatihan sangat tinggi, hal ini terbukti dari tingkat kehadiran para guru mengikuti jalannya kegiatan tersebut.

“Ada sekitar 140 guru SMP yang mengikuti pelatihan, Harapan saya dengan adannya pelatihan ini dapat membangkitkan gairah para guru yang mungkin sudah jarang menulis, makanya saat ini kita dorong mereka untuk menulis,” pungkasnya. ***