Pekanbarukini – Ketua ASN PPPK Guru 2022, Eko Wibowo, menyampaikan apresiasi tinggi kepada para guru yang mengikuti seleksi bakal calon kepala sekolah (BCKS) tingkat SMA, SMK, dan SLB di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau.
Seleksi ini diikuti sebanyak 821 peserta untuk mengisi 69 posisi kepala sekolah yang saat ini masih kosong di Provinsi Riau.
Eko Wibowo yang akrab disapa Ekowi menegaskan bahwa baik guru berstatus PNS maupun PPPK memiliki peluang yang sama untuk mengisi jabatan tambahan sebagai kepala sekolah di mana pun mereka nantinya mengabdi.
“Ini menunjukkan semangat dan komitmen para guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Riau. Baik PNS maupun PPPK punya kesempatan yang sama untuk menjadi kepala sekolah,” ujar Ekowi, Jumat (16/1/2026).
Ekowi juga mengungkapkan alasan dirinya turut ambil bagian dalam seleksi BCKS Dikmen Provinsi Riau. Menurutnya, peran kepala sekolah sangat strategis dalam mencetak generasi unggul dan berdaya saing sesuai dengan bidang dan jurusan masing-masing.
“Kita ingin mewujudkan anak-anak menjadi manusia unggul di bidangnya. Terutama di SMK, bagaimana siswa bisa kompetitif, siap kerja, dan diterima oleh dunia usaha dan industri di Provinsi Riau,” jelasnya.
Ia menilai Provinsi Riau memiliki posisi strategis dalam peta ekonomi Asia Tenggara dan berpotensi besar untuk terus tumbuh dan maju. Oleh karena itu, pendidikan kejuruan harus dipersiapkan secara maksimal, mulai dari peningkatan kualitas pembelajaran hingga kelengkapan sarana praktik di sekolah.
“Sekolah harus dilengkapi dengan alat-alat praktik yang memadai. Ini bisa dilakukan dengan melobi kementerian pusat, dunia usaha, dan dunia industri. Kepala sekolah harus menjadi penggerak percepatan dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan berkarakter baik,” kata Ekowi.
Sebagai tokoh muda pendidikan Riau, Ekowi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin sekolah yang visioner dan mampu membawa perubahan nyata bagi dunia pendidikan di Provinsi Riau. (Rls)
