PekanbaruKini.com
Headlines Pekanbaru

Momen Gubernur Riau Edy Nasution Besuk Pramusaji di RSUD AA

Pekanbarukini.com (PEKANBARU) – Di tengah padatnya kesibukan sebagai kepala daerah, Gubernur Riau (Gubri) Brigjen TNI (Purn) Edy Natar Nasution menyempatkan diri untuk membesuk pramusaji yang terbaring lemas di Rumah Sakit Umum Daerah Arifin Achmad (RSUD AA). Pramusaji itu bernisial L, ia berkerja sebagai tenaga harian lepas (THL) di rumah dinas Gubernur Riau.

Pantauan Media Center Riau, Gubri Edy tiba di RSUD AA didampingi sang istri, Suti Mulyati, pada Senin (29/1). Mereka berinteraksi dengan pasien yang sedang menjalani perawatan, sembari mendengarkan keterangan medis dari Direktur RSUD AA, drg Wan Fajriatul Mamnunah.

Kepada pasien, Gubri dan istri memberikan semangat dan mendengarkan keluhan-keluhan yang dirasakan pasien. L mengalami sakit Tuberkulosis (TB) tulang belakang.

“Saya hari ini mengunjungi salah satu pramusaji kami di RSUD Arifin Achmad. Pasien ini mengalami penyakit tulang. Kemarin waktu berobat dia harus dirawat. Jadi harus ditangani dengan secara serius dan besok mau dibius total untuk pengobatannya,” katanya.

“Dengan begitu, tujuan saya bersama ibu datang ke sini untuk meningkatkan moril dia dan insyaallah semoga besok berjalan baik. Sehingga bisa berkumpul kembali bersama kami,” lanjutnya.

Sementara, Direktur RSUD AA drg Wan Fajriatul Mamnunah menjelaskan, bahwa pasien ini menderita penyakit Tuberkulosis tulang belakang. Ia menuturkan, kasus penyakit ini cukup banyak ditemui dan sifatnya tidak menular.

Diterangkan, banyak dari penderita penyakit itu tidak menyadari bahwa mengidap TB tulang belakang. Hal ini lantaran gejala yang dialami pasien bisa seperti pegal-pegal. Oleh karena itu, pihak RSUD AA melakukan pemeriksaan mendalam dan akan menangani dengan sebaik-baiknya.

“Besok kami akan melakukan pemeriksaan bronkoskopi untuk mengetahui kondisi saluran pernapasan dan paru-paru. Kalau kita di sini memang banyak rujukan kasus seperti ini [TB tulang belakang]. Mungkin selama ini tidak disadari oleh pasien, karena keluhannya pegal-pegal. Ternyata pada saat pemeriksaan perlu penanganan serius,” pungkasnya.