PEKANBARU — Menjadi mahasiswa bukan sekadar mengejar nilai dan gelar. Ada proses panjang yang membutuhkan kesungguhan, kesabaran, serta karakter yang kuat. Pesan itulah yang disampaikan Anggota DPR RI Dr Achmad, M.Si., saat menjadi narasumber dalam hari ketiga Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Muhammadiyah Riau (Umri).
Di hadapan mahasiswa baru Umri, Dr Achmad membagikan tiga prinsip yang dinilainya penting sebagai bekal dalam menapaki perjalanan menuju kesuksesan.
Ketiga prinsip tersebut adalah bertakwa kepada Allah SWT, bersungguh-sungguh dalam berusaha dan tidak bermalas-malasan, serta memiliki kesabaran dan istiqomah dalam menjalani setiap proses.
Menurutnya, kemampuan akademik saja tidak cukup untuk mengantarkan seseorang pada keberhasilan. Kesuksesan juga membutuhkan kemauan untuk bekerja keras, keseriusan dalam memanfaatkan setiap peluang, serta keyakinan kepada Allah SWT.
“Bersungguh-sungguh dan serius, insyaallah Allah akan memberikan peluang dan kesempatan untuk meraih kesuksesan,” pesan Dr Achmad kepada mahasiswa.
Ia mengingatkan mahasiswa baru agar tidak mudah patah semangat ketika berhadapan dengan tantangan selama menjalani pendidikan tinggi. Sebab, menurutnya, tidak semua proses akan berjalan mudah dan sesuai harapan.
Kesabaran dan konsistensi menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap tahapan. Mahasiswa dituntut tetap bertahan, terus berusaha, dan menjaga semangat hingga tujuan yang ingin dicapai dapat diwujudkan.
Namun, pesan Dr Achmad tidak berhenti pada bagaimana mahasiswa meraih kesuksesan untuk dirinya sendiri.
Ia juga mengajak generasi muda Umri untuk membangun kepedulian sosial dan menjadikan keberhasilan yang diraih sebagai sarana untuk memberikan manfaat bagi orang lain.
Menurutnya, menjadi orang baik saja belum cukup apabila kebaikan tersebut tidak diwujudkan dalam tindakan nyata. Karena itu, mahasiswa didorong untuk terus memperbanyak kontribusi positif di lingkungan kampus maupun masyarakat.
“Berbuat baiklah sebanyak-banyaknya. Orang baik banyak, tapi orang baik yang banyak melakukan kebaikan itu tidak banyak,” pesannya.
Pesan tersebut memberikan penekanan bahwa ukuran keberhasilan seseorang tidak hanya terletak pada nilai akademik, gelar, jabatan, atau materi yang berhasil dikumpulkan.
Lebih dari itu, keberhasilan juga dapat dilihat dari sejauh mana seseorang mampu membawa manfaat dan memberikan kebaikan bagi lingkungan di sekitarnya.
Bagi mahasiswa baru Umri, pesan tersebut menjadi bekal untuk memulai babak baru dalam kehidupan mereka. Dunia kampus bukan hanya ruang untuk menimba ilmu, tetapi juga tempat membentuk karakter, mengasah ketekunan, dan mempersiapkan diri agar kelak mampu berkontribusi bagi masyarakat.
Melalui PKKMB, mahasiswa baru diharapkan tidak hanya siap menghadapi perkuliahan, tetapi juga memiliki prinsip yang kuat dalam menjalani prosesnya: bertakwa, bersungguh-sungguh, sabar, istiqomah, dan senantiasa berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama. (rls)
