PekanbaruKini.com
HeadlinesPekanbaru

Lagi, Tenaga Medis di Salah Satu RS Swasta di Pekanbaru Terjangkit Covid-19

PEKANBARU (pkukini) – Satu lagi tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit swasta positif corona di Pekanbaru hari ini. Di samping itu, ada tiga warga yang juga positif corona dimana salah satunya sepasang lanjut usia (lansia).

Juru Bicara Bidang Kesehatan Tim Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Kota Pekanbaru Dokter Mulyadi, Senin (27/7/2020), memaparkan perkembangan kasus terbaru. Kasus orang dalam pemantauan (ODP) bertambah 9 orang hari ini. Sedangkan, pasien dengan pengawasan (PDP) bertambah 5 orang.

“Hari ini, ada empat pasien positif corona dan satu PDP meninggal dunia,” katanya.

Pasien positif pertama adalah Nyonya E (29), warga Kelurahan Delima, Kecamatan Tampan. Nyonya E merupakan tenaga kesehatan di salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru.

“Nyonya E merupakan kontak erat dengan Nyonya FYP yang dirawat pada 22 Juli lalu,” sebut Dokter Mulyadi.

Pasien positif kedua dan ketiga, Nyonya NS (66) dan Tuan RPP (70), warga Kelurahan Labuhbaru Barat, Kecamatan. Keduanya masuk rumah sakit pada 22 Juli lalu.

“Kedua pasien membawa hasil rapid test reaktif ke rumah sakit. Nyonya NS mengeluh sesak nafas dan batuk. Sedangkan Tuan RPP tidak ada keluhan,” ujar Dokter Mulyadi.

Keduanya ada riwayat berpergian. Tapi, riwayat perjalanan tidak diketahui.

“Pasien memiliki penyakit penyerta tekanan darah tinggi. Keduanya hidup serumah,” jelas Dokter Mulyadi.

Pasien positif keempat yakni Nyonya NE (52), warga Kelurahan Simpang Baru, Kecamatan Tampan. Nyonya E menjalani swab mandiri di Rumah Sakit Eka Hospital.

“Pasien ada riwayat perjalanan dari Bandung. Pasien tiba di Pekanbaru pada 8 Juli lalu,” ungkap Dokter Mulyadi.

Dengan begitu, perkembangan kasus sejak 3 Maret lalu di Pekanbaru yaitu total kasus positif 149 orang. Rinciannya, sebanyak 98 orang sudah pulang dan sembuh.

Sebanyak 45 orang masih dirawat. Sedangkan 6 pasien positif corona meninggal dunia.

Sementara itu, total kasus PDP 956 orang. Sebanyak 830 orang sembuh dan pulang. Sebanyak 45 masih dirawat dan 81 meninggal dunia.

“Hasil swab 78 PDP yang meninggal dunia negatif corona,” sebut Dokter Mulyadi.

Sementara itu, total kasus ODP 6.929 orang. Rinciannya, 6.626 orang selesai pemantauan dan 303 orang masih dalam pemantauan.

ODP yang telah menjalani pemeriksaan rapid test sebanyak 10.890 orang. Hasilnya, 10.768 non reaktif dan 122 reaktif.

Related posts

Pengungsi Rohingya Masuk NTT Lewat Perbatasan Indonesia-Timor Leste

Redaksi

Karmila Sari Sebut Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kunci Pemetaan Kekuatan Ekonomi Riau

Redaksi

Presiden Jokowi Apresiasi Penurunan Kasus Covid-19 di Riau

Redaksi