PEKANBARU – Peta politik menuju Pemilu 2029 di Kota Pekanbaru mulai terlihat. Berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis Lembaga Survei Opini Rakyat, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra menjadi dua partai politik nasional dengan tingkat dukungan tertinggi dari masyarakat Pekanbaru.
Sementara itu, PAN berada di posisi terbawah dalam survei tersebut.
Ketua Lembaga Survei Opini Rakyat, Adlin, mengatakan survei dilakukan untuk melihat kecenderungan pilihan politik masyarakat Pekanbaru menjelang kontestasi nasional 2029.
“Survei ini mencoba melihat kecenderungan pilihan partai politik nasional warga Pekanbaru untuk Pemilu 2029,” ujar Adlin, Rabu (20/5/2026).
Adlin yang juga merupakan dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau itu menjelaskan, survei digelar sejak 24 April hingga 18 Mei 2026 dengan melibatkan 31 mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau sebagai enumerator lapangan.
Sebanyak 310 responden yang telah memiliki hak pilih dilibatkan dalam survei tersebut. Jumlah responden terdiri dari 155 laki-laki dan 155 perempuan yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru.
Menurutnya, pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling dengan sampling error dan margin of error masing-masing sebesar 6 persen.
“Berdasarkan hasil survei, PKS menempati posisi teratas dengan tingkat dukungan sebesar 25 persen. Posisi kedua ditempati Gerindra dengan 19 persen, disusul Golkar 13 persen,” katanya.
Hasil survei juga menunjukkan PDIP dan NasDem sama-sama memperoleh dukungan sebesar 9 persen. Sementara Demokrat dan PKB masing-masing meraih 8 persen. PAN berada di posisi paling bawah dengan dukungan 5 persen, sedangkan pilihan terhadap partai lainnya tercatat sebesar 4 persen.
Adlin menilai hasil survei tersebut masih menggambarkan peta awal preferensi politik masyarakat Pekanbaru yang sangat dinamis menjelang Pemilu 2029.
Ia menyebut peluang perubahan dukungan terhadap partai politik masih sangat terbuka, tergantung perkembangan isu nasional maupun kinerja partai di daerah dalam beberapa tahun ke depan. (Rls)
