Pekanbarukini.com (PEKANBARU)- Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mendapat perhatian serius Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar. Orang nomor satu di Bumi Lancang Kuning itu menegaskan jangan sampai ada honorer dirugikan selama proses seleksi.
Hal tersebut direspon baik Ketua Badan Khusus Honorer (BKH) PGRI Riau, Eko Wibowo. Dirinya mendukung penuh kebijakan Gubri Syamsuar yang menegaskan ke OPD khususnya di Dinas Pendidikan Riau untuk tidak merugikan honorer SMAN, SMKN dan SLB se-Riau.
“Senada juga yang disampaikan Bapak Kepala Dinas Pendidikan Riau saat sosialisasi pendataan ASN PPPK yang mengingatkan Kepala Sekolah agar tidak merugikan guru honorer. Pendataan harus jujur dan transparansi data guru honor sesuai regulasi yang sudah ditetapkan,” ujar pria yang akrab disapa Ekowi itu, Senin (10/10/2022).
Wakil Ketua PGRI Riau itu juga sambut positif Kepala Dinas Pendidikan Riau yang dianggap sangat peduli terhadap guru agama Islam dan non muslim sudah diusulkan ikut seleksi ASN PPPK tahun 2022. “Karena pada 2021 kami (guru honor agama) tidak diusulkan Untuk seleksi pengangkatan ASN PPPK.Terimakasih Pak Job Kadisdik Riau dan Ibu Sekdisdik Riau,” kata Ekowi.
Paling penting Ekowi menyampaikan dari PGRI siap membantu juga mengawal jalannya proses seleksi PPPK ini. “Kami akan mengawal pengangkatan ASN PPPK tahun 2022 dan 2023 kedepannya. Kami sangat apresiasi komitmen bapak Gubernur Riau yang sudah sangat peduli terhadap guru honorer SMAN, SMKN dan SLB se-Riau dalam memikirkan kesejahteraan,” ucapnya. (Wyu)