PekanbaruKini.com
Pekanbaru

Citra Prabowo Cenderung Negatif, Hasil Survei LSOR Catat 50,23 Persen

Citra Prabowo Cenderung Negatif, Hasil Survei LSOR Catat 50,23 Persen

PEKANBARU – Hasil survei Lembaga Survei Opini Rakyat menunjukkan mayoritas warga Kota Pekanbaru memiliki tingkat ketidaksukaan terhadap Presiden Prabowo Subianto. Sebanyak 50,23 persen responden mengaku tidak suka ketika mendengar nama Prabowo Subianto.

Survei yang dilakukan pada 24 September hingga 15 Oktober 2026 tersebut memotret tingkat kesukaan (level of favorability) masyarakat Pekanbaru terhadap Prabowo Subianto.

Ketua Lembaga Survei Opini Rakyat, Adlin, menjelaskan survei melibatkan 410 warga Pekanbaru yang telah memiliki hak pilih. Jumlah responden terdiri dari 205 laki-laki dan 205 perempuan.

Pengumpulan data dilakukan oleh 41 mahasiswa Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau. Survei menggunakan metode multistage random sampling yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru, dengan sampling error dan margin of error masing-masing sebesar 5 persen.

Berdasarkan hasil survei, sebanyak 50,23 persen responden menyatakan tidak suka terhadap Prabowo Subianto. Sementara itu, responden yang menyatakan suka berada di angka 44,65 persen. Adapun 5,12 persen lainnya tidak memberikan jawaban.

Adlin yang juga merupakan dosen Jurusan Ilmu Pemerintahan Universitas Riau menilai hasil tersebut menunjukkan citra Prabowo Subianto di mata mayoritas responden di Pekanbaru masih cenderung negatif.

Meski demikian, menurut Adlin, tingkat kesukaan masyarakat terhadap Prabowo masih berpeluang berubah. Hal itu bergantung pada kemampuan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dirasakan masyarakat.

Ia menjelaskan, tingkat kesukaan warga dapat meningkat apabila berbagai permasalahan yang menjadi keluhan masyarakat mampu diselesaikan dengan baik sehingga memberikan kepuasan.

Sebaliknya, apabila aspirasi masyarakat diabaikan dan tidak diikuti dengan perbaikan kebijakan, tingkat ketidaksukaan terhadap Prabowo berpotensi semakin meningkat.

Menurutnya, respons pemerintah terhadap persoalan dan aspirasi masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang dapat memengaruhi persepsi publik terhadap kepemimpinan Prabowo Subianto. (rls)

Kabar Terkait

9 Orang Diamakan Polda Riau Dalam Operasi di ‘Kampung Narkoba’

Redaksi

Tim DLHK Pekanbaru Evakuasi Pohon Besar Nyaris Tumbang di Jalan Darma Bhakti

Redaksi

Selama Bulan Ramadhan, Perpustakaan Tenas Effendy Kota Pekanbaru Tetap Buka

Redaksi