PekanbaruKini.com
PekanbaruRiau

Ekowi Apresiasi Bupati Meranti dan inhil Berani Lantik Guru ASN PPPK Jadi Kepsek, Minta Plt Gubri Juga Beri Kesempatan

PEKANBARU – Sejumlah kepala daerah di Provinsi Riau berani memberikan peluang guru PPPK untuk menjadi Kepala Sekolah (Kepsek). Saat ini ada dua kepala daerah yang bupatinya melantik guru PPPK menjadi Kepsek yakni BUpati Indragiri Hilir (Inhil) dan Kepulauan Meranti.

18 kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP yang tiga di antaranya merupakan guru PPPK dilantik Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, di Aula Kantor Bupati, Jalan Dorak, Selatpanjang, Selasa (13/1/2026).

Langkah serupa juga dilakukan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil). Bupati Inhil Herman melantik dan mengambil sumpah jabatan 44 kepala sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil pada Selasa (19/5/2026) di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil. Dari jumlah tersebut, sejumlah guru ASN PPPK juga dipercaya menduduki jabatan kepala sekolah.

Kebijakan dua kepala daerah itu mendapat apresiasi luas, termasuk dari Ketua ASN PPPK Guru 2022 Provinsi Riau. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi bukti bahwa guru PPPK memiliki kompetensi dan kemampuan memimpin lembaga pendidikan.

“Ini menjadi sejarah baru dan angin segar bagi guru ASN PPPK. Artinya, pemerintah daerah sudah mulai membuka peluang karier yang setara bagi guru PPPK untuk menjadi kepala sekolah,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Ia menilai kebijakan tersebut menunjukkan bahwa kualitas dan kompetensi guru PPPK tidak bisa dipandang sebelah mata.

“Bupati Kepulauan Meranti dan Bupati Inhil telah memberikan kesempatan karier kepada guru ASN PPPK tingkat SD dan SMP. Ini membuktikan bahwa guru PPPK juga punya kompetensi untuk memimpin sekolah,” tambahnya.

Fenomena guru PPPK menjadi kepala sekolah sebenarnya sudah lebih dulu terjadi di sejumlah daerah di Pulau Jawa. Karena itu, kalangan pemerhati pendidikan berharap Pemerintah Provinsi Riau juga mulai membuka peluang serupa, khususnya bagi guru PPPK tingkat SMA dan SMK.

Tokoh pemerhati pendidikan Riau, Ekowi, berharap momentum pelantikan kepala sekolah oleh Pemprov Riau pada 26 Mei 2026 mendatang bisa menjadi pintu masuk bagi guru PPPK untuk mendapatkan kesempatan yang sama.

“Di Jawa sudah banyak guru ASN PPPK menjadi kepala sekolah. Kenapa di Riau, khususnya tingkat SMA dan SMK, belum diberikan kesempatan? Semoga Bapak Plt Gubernur Riau berani mempertimbangkan guru ASN PPPK dilantik menjadi kepala sekolah,” ujar Tokoh Muda Pendidikan Riau itu.

Sebagai informasi, Pemerintah Provinsi Riau telah mengantongi izin resmi dari Pemerintah Pusat untuk melantik ratusan pejabat di lingkungan kerjanya. Berdasarkan agenda yang telah disusun, sebanyak 238 pejabat eselon III dan IV serta 77 kepala SMA/SMK negeri dijadwalkan dilantik secara serentak pada 26 Mei 2026.

Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, memastikan seluruh tahapan pengisian jabatan telah berjalan sesuai prosedur dan regulasi yang berlaku.

“Seluruh nama yang akan dilantik telah melalui proses seleksi dan uji kompetensi profesional sesuai ketentuan,” katanya belum lama ini.

Penunjukan kepala sekolah tersebut juga mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 7 Tahun 2025 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Proses penjaringan dilakukan secara ketat oleh tim seleksi khusus yang dipimpin langsung Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau sebelum diajukan untuk mendapatkan pertimbangan gubernur. (Rls)

Related posts

Satpol PP Pekanbaru Minta THM Taat Aturan Operasional

Redaksi

Gaji Guru PPPK Riau Terancam Nunggak Lagi: Bertahan Hidup di Tengah Ketidakpastian

Redaksi

3 Pengedar Jaringan Malaysia Ditangkap, 19 Kg Sabu Disita

Redaksi