PEKANBARU – Guna memotret pendapat masyakarat terhadap perilaku ASN, maka Lembaga Survey opini Rakyat melaksanakan mulai 24 april sampai dengan 16 Mei 2026. Survey ini melibatkan 45 orang mahasiswa jurusan ilmu pemerintahan Universitas Riau sebagai pengumpul data.
Sebanyak 450 orang warga Pekanbaru yang telah memiliki hak pilih dengan proporsi 225 laki-laki dan 225 perempuan telah diwawancara dalam survey ini.
Metode pengambilan sampel adalah multistage random sampling di 15 kecamatan di Kota Pekanbaru. Sampling error 5% dan margin error 5%.
Temuan survey ini menemukan bahwa mayoritas masyarakat Pekanbaru paling tidak menyukai ASN melakukan pelayanan berbelit (28,89%); melakukan korupsi (22,44%); kurang disiplin/kurang profesional (14,22%). selanjutnya arogan/ kurang ramah (8,89%); menyalahgunakan fasilitas negara (8,67%); bergaya hidup mewah (6,44%);menggunakan narkoba (4,22%); asusila (3,56%); melakukan penipuan (2%);tidak jawab (0,67%).
“Survei ini pendapat masyarakat Pekanbaru tentang ASN secara umum yang bertugas di Kota Pekanbaru. Jadi ASN yang secara umum di berbagai instansi, tapi berdinas di Pekanbaru,” ujar Adlin, Keta Lembaga Survey Opini Rakyat, Jumat (29/5/2026).
Terkait temuan ini diharapkan ASN yang betugas di kota Pekanbaru sebagai abdi masyararakat semakin memperbaiki layanan kepada masyarakat secara cepat dan mudah. Kemudian supaya menghindari perilaku korupsi dan semakin meningkat disiplin dalam melaksanakan tugas kedinasan.
Maka itu, sikap pimpinan daerah dan pimpinan instansi yang berusaha membenahi birokrasi dari perilaku lambat dalam pelayanan, membasmi korupsi dan menegakkan disiplin tentu akan mendapatkan dukungan masyarakat. (Rls)
