Pekanbarukini.com (PEKANBARU) – Jaringan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Kota Pekanbaru dalam waktu dekat akan segera beroperasi. Terkait hal ini, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution mengatakan pihaknya sudah mulai mensosialisasikan kepada masyarakat dan calon pelanggan yang bakal dilalui oleh jaringan IPAL di Kota Pekanbaru.
“Kita tadi sudah sosialisasikan ke seluruh pelanggan prioritas kita, terutama untuk kawan-kawan hotel, restoran, Mal dan lain-lain. Kita minta mereka bersedia memasangkan, menyambungkan ke jaringan IPAL kita,” katnya, Kamis (19/1/2023).
Lebih lanjut disampikannya, IPAL dibangun dengan kapasitas mencapai 8000 kubik perhari. Jadi untuk bisa beroperasi, membutuhkan 3500 kubik perhari. Untuk mencapai angka tersebut, maka membutuhkan minimal 3000 Saluran Rumah (SR).
“Nah, 1500 SR tahun ini akan dibangun oleh Pemerintah Pusat, kemudian 1500 lagi nanti dibangun oleh kita dan provinsi, jadi ada bantuan keuangan dari provinsi untuk nantinya sekitar 800 SR,” sebutnya.
Dkatakannya, saat ini Ranperda mengenai jaringan IPAL sedang dibahas. Jadi nantinya setiap rumah, bangunan, gedung yang dilewati oleh jaringan IPAL itu wajib menyambungkan limbahnya ke jaringn IPAL.
“Kita sosialisasikan masyarakat agar mereka nanti menyambungkan itu, nah untuk sambungan tahap awal ini gratis. Jadi dibayar perusahaan 1500 SR, kemudian dibayar oleh pemko 700 SR dan nanti ada juga dari bantuan keuangan dari provinsi sekitar 800 SR,” jelasnya.
Ditambahkan Indra Pomi, Joka tak ada halangan target operasional jaringan IPAL sekitar bulan Mei atau Juni, “untuk penyambungan tahap awal gratis kedepannya bakal berbayar, dan juga nanti ada jasa layanan disitu. Pembayaran dilakukan perbulan, untuk perkiraan hitungannya sekitar Rp5000an per kubik,” tambahnya.
