PekanbaruKini.com
Headlines Riau

Penyekatan Mudik Berakhir, Pemprov Riau Kembali Fokus Vaksinasi Masyarakat

Gubri Serahkan 50.000 dosis Vaksin Sinovac Ke Pemko Pekanbaru
Gubri Serahkan 50.000 dosis Vaksin Sinovac Ke Pemko Pekanbaru

Pekanbarukini.com (PEKANBARU) – Mulai Senin 24 Mei 2021 kemarin penyekatan arus mudik dan arus balik lebaran 2021 telah berakhir. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau akan kembali fokus pada pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Hal tersebut disampaikan Pj Sekdaprov Riau Masrul Kasmy di Gedung Daerah Pekanbaru, Riau. Dikatakannya, jika untuk arus mudik ini di Riau cukup berhasil dan sesuai yang diharapkan sebelumnya.

Artinya semua ini juga menunjukan kepatuhan masyarakat Riau terhadap aturan cukup bagus meski masih ada ditemukan upaya pelanggaran yang bisa diberikan pemahaman oleh pihak petugas dengan maksimal.

“Penyekatan ini ada di Pihak Polri atau Polda Riau, dan kita juga mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada petugas yang telah menjalankan tugas dengan baik sebelumnya,” katanya.

Ia menyebutkan, bahwa saat ini Pemprov Riau, lebih fokus pada pelaksanaan vaksin. Terutama di dua kota yaitu Kota Pekanbaru dan Kota Dumai yang sebelumnya diarahkan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) untuk menggesa Vaksinasi COVID-19. Dimana dua kota ini diminta bisa melaksanakan 50.000 dosis dalam satu minggu sesuai yang telah didistribusikan sebelumnya.

Untuk penggesaan vaksinasi ini, Pemprov Riau juga mebantu tranportasi untuk masyarakat yang akan melakukan vaksinasi. Seperti di kota Pekanbaru sebanyak 32 unit yang sudah diserahkan melalui masing-masing kecamatan.

“Kendaraan ini sudah mulai dimanfaatkan masyarakat. Kita harap dengan adanya bantuan ini bisa mebantu pencapaian pelaksanaan vaksinasi 50.000 dosis yang ditargetkan di Kota Pekanbaru,” jelasnya.

Terkait penegasan yang dilakukan Pemko Pekanbaru melakukan swab di tempat bagi masyarakat yang ditemukan berkerumanan, ia menyampaikan juga mendukung Pemko Pekanbaru. Karena ini juga untuk masyarakat dan demi keshatan masyarakat.

Tambah lagi saat ini belum ada izin untuk kerumunan ini. Ini juga sesuai kondisi daerah kota yang masih dalam level mengkhawatirkan penyebaran COVID-19.

“Untuk itu kita juga menghimbau masyarakat untuk bisa memahami dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan,” tuturnya.(MCR)